Pages - Menu

Rabu, 30 Oktober 2024

VLOG PembaTIK Level 4 Tahun 2024

 



Assalamu'alaikum Wr. Wb. Halo, semua! Selamat datang di vlog saya. Perkenalkan saya Nur Yahya Hanafi, sahabat teknologi dari SMA Negeri 1 Lasem-kabupaten Rembang Jawa Tengah .      Di sini, saya ingin berbagi pengalaman seru sebagai guru di SMAN 1 Lasem. Sebelum masuk ke topik, kita kenalan dulu dengan Lasem,

kota kecil yang kaya budaya dan tradisi unik. Lasem terkenal dengan makanan khasnya yang lezat, seperti lontong tuyuhan yang gurih dan lezat, serta batik Lasem yang cantik dan penuh sejarah. Batik Lasem dikenal dengan warna merahnya yang khas dan motifnya yang kaya akan makna budaya Tionghoa dan Jawa, sebuah warisan yang membuat Lasem begitu istimewa. Sementara itu, SMAN 1 Lasem berdiri sebagai sekolah unggulan yang mengedepankan pendidikan berkualitas untuk membentuk siswa-siswi yang cerdas dan kreatif.

Dalam pembelajaran di SMAN 1 Lasem, saya menggunakan pendekatan berdiferensiasi dan pembelajaran berbasis proyek. Ini semua bertujuan untuk memberi pengalaman belajar yang interaktif dan adaptif sesuai kebutuhan siswa. Kami juga menggunakan beberapa media pendukung seperti Google Classroom dan Quizizz untuk memperkuat pemahaman siswa. Khusus di kelas XI semester 1, untuk mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan (PKWU), saya juga menerapkan MPI atau “Metode Pembelajaran Interaktif” yang saya beri nama “Pinter Metik” (Pembelajaran Interaktif tentang Kewirausahaan Menggunakan TIK). Nama ini terinspirasi dari keinginan saya untuk menjadikan teknologi informasi sebagai media efektif dalam mengembangkan pengetahuan kewirausahaan. Pada mata pelajaran PKWU ini, siswa membuat komposter anaerob yang hasilnya berupa pupuk cair dan padat. Pupuk ini tidak hanya memberikan pengalaman bagi siswa dalam hal produksi, tetapi juga mengajarkan manfaat langsung bagi lingkungan dan ekonomi. Pupuk hasil buatan siswa dapat digunakan untuk tanaman di sekolah atau dijual sebagai produk ramah lingkungan.

Saya merasa pengalaman ini penting untuk dibagikan kepada rekan-rekan sejawat. Oleh karena itu, saya memulai dengan mengajukan rencana kegiatan berbagi praktik baik kepada Kepala Sekolah SMAN 1 Lasem, Kamis, 17 Oktober 2024. Saya datang langsung ke kantor beliau, menyampaikan surat pengantar, dan berdiskusi dengan Tim Kombel Smanela untuk merancang kegiatan ini.

Berikutnya, saya menemui Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Rembang, Pak Drs. Sutrisno, M.Pd., untuk memohon dukungan. Karena Sabtu, 19 Oktober 2024, adalah hari libur, kami akhirnya bertemu di rumah pribadi beliau. Dengan dukungan beliau, saya merasa semakin bersemangat.

Selanjutnya, pada Senin, 21 Oktober 2024, saya menghubungi Pak Sumiat, S.Pd., M.Pd., melalui WhatsApp untuk mengundangnya hadir di pertemuan MGMP PKWU serta meminta beliau untuk membuka kegiatan berbagi praktik baik yang akan saya selenggarakan. Dukungan beliau sangat berarti bagi kelancaran acara ini.

Pada Kamis, 24 Oktober 2024, saya juga bertemu langsung dengan Ibu Ida Khoiryah, S.Pd., di ruang Kepala Sekolah SMA Kartini Rembang. Kami berdiskusi tentang rencana kegiatan, dan dukungan beliau semakin memantapkan saya untuk berbagi praktik baik ini di kegiatan MGMP PKWU.

Selain itu, saya juga berpartisipasi dalam Webinar BATIK PAMILUTO pada Senin, 21 Oktober 2024, dari pukul 19.00 hingga 21.00 WIB. Di acara ini, kami berbagi praktik pembelajaran yang asyik, menyenangkan, dan inovatif dengan sentuhan teknologi yang optimal. Banyak ide-ide segar yang terinspirasi dari webinar ini.

Akhirnya, Kamis, 24 Oktober 2024, pukul 9.00 - 11.30 WIB, saya berhasil membagikan praktik baik dalam kegiatan pertemuan MGMP PKWU dengan topik “PINTER METIK.” Kehadiran Pengawas Sekolah CABDIN III dan Kepala Sekolah SMA Kartini Rembang menambah semangat saya dalam membawakan materi, dan antusiasme rekan-rekan guru membuat diskusi berjalan dengan sangat baik.

Keesokan harinya, pada Jumat, 25 Oktober 2024, pukul 13.00 - 14.00 WIB, saya berkolaborasi lagi dengan Tim Kombel Smanela untuk berbagi praktik “PINTER METIK” dalam lingkup yang lebih luas. Ini adalah kesempatan berharga bagi saya untuk terus belajar dan berbagi.

Saya berharap, dengan semua usaha dan kerja keras ini, kita dapat mewujudkan tujuan besar kita bersama, yaitu CEMARA — “Ciptakan Entrepreneur Muda Era Digital.” Melalui program ini, saya ingin siswa-siswi kita tumbuh menjadi wirausahawan muda yang kreatif, tangguh, dan siap menghadapi tantangan era digital. Semoga semangat ini terus hidup dan memberi inspirasi bagi generasi berikutnya. Terima kasih sudah mengikuti perjalanan ini, dan sampai jumpa di vlog inspiratif berikutnya!





Tidak ada komentar:

Posting Komentar